...... Andika Eka Putra: Maret 2015 ...... Andika Eka Putra: Maret 2015

Sabtu, 14 Maret 2015

Sekilas Interaksi Manusia dan Komputer

Ketika komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan sangat tidak praktis. Hal demikian karena waktu itu komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai dikalangan tertentu, misalnya para ilmuwan atau ahli-ahli teknik.

Setelah komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, maka berkembanglah penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagurnkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut akhirnya juga mempengaruhi rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokkan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.

Pada Man-Machine Interaction sudah diterapkan sistem yang “user friendly”. Narnun, sifat user friendly pada MMI ini diartikan secara terbatas. User friendly pada MMI hanya dikaitkan dengan aspek-aspek yang berhubungan dengan estetika atau keindahan tampilan pada layar saja. Sistem tersebut hanya menitik beratkan pada aspek rancangan antarmukanya saja, sedangkan faktor-faktor atau aspek-aspek yang berhubungan dengan pemakai baik secara organisasi atau individu belum diperhatikan [PRE94].

Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkanlah istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.
Pada HCI ini cakupan atau fokus perhatiannya lebih luas, tidak hanya berfokus pada rancangan antarmuka saja, tetapi juga memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer. HCI ini kemudian berkembang sebagai disiplin ilmu tersendiri (yang merupakan bidang ilmu interdisipliner) yang membahas hubungan tirnbal balik antara manusia-komputer beserta efek-efek yang terjadi diantaranya.

Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai “set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer”. ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut:
"Human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them."
Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.
Tujuan dari HCI adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.
Pendapat Preece, J. di atas didasarkan pada pemikiran yang menyatakan bahwa kepentingan pemakai sistem harus didahulukan, pemakai tidak bisa diubah secara radikal terhadap sistem yang telah ada, sistem yang dirancang harus cocok dengan kebutuhan-kebutuhan pemakai.

Selanjutnya, dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai pertama kali akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Pemakai harus dapat mengoperasikan seperangkat alat tersebut. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain yang disebutkan di atas dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai.
Sekarang ini tidak ada definisi yang disetujui menyangkut topik yang membentuk area interaksi manusia dan komputer. Walaupun begitu kita perlu suatu pengetahuan tenteng bidang pentingnya hubungan antara manusia dan komputer, hal ini berguna karena jika kita ingin memperoleh dan mengembangkan materi pendidikan atau menciptakan suatu software maupun hardware. Oleh karena itu saya akan menyajikan suatu artikel tentang definisi Interaksi Manusia dan Komputer.

Interaksi Manusia dan Komputer adalah suatu disiplin ilmu yang berkaitan dengan disain, implementasi dan evaluasi dari sistem komputasi yang interaktip untuk digunakan oleh manusia dan studi tentang ruang lingkupnya.

Dari suatu ilmu pengetahuan tentang perspektif dari komputer, Maksud dari interaksi dan secara rinci pada interaksi antara satu atau lebih manusia dan satu atau lebih komputasi mesin. Yang menggontrol sebuah mesin tersebut adalah seseorang, dengan menggunakan suatu program grafik interaktip yang ada pada suatu stasiun kerja. Disini bisa kita lihat bahwa ada bermacam-macam arti dengan apa yang dimaksud dengan interaksi, manusia, dan mesin, Makanya, kita tidak mungkin untuk meniadakan bagian dari Interaksi Manusia dan Komputer, meskipun demikian kita ingin mengidentifikasi ruang lingkupnya, serta topik lain yang lebih umum tenteng Interaksi Manusia dan Komputer

Sebab Interaksi Manusia dan Komputer mempelajari antara suatu manusia dan suatu mesin didalam sebuah komunikasi, yang mendukung pengetahuan dari kedua-duanya antara sisi mesin dan sisi manusia. Pada sisi mesin, teknik dalam komputer grafik, sistem operasi, bahasa programan, dan lingkungan pengembangannya. Sedangkan pada sisi manusia antara lain, teori komunikasi, disain industri dan grafis, linguistik, ilmu-ilmu sosial, psikologi, dan tujuan manusia relevan. Dan tentu saja perancangan sistem dan metoda lain yang sesuai.

http://kuliah-informatika.blogspot.com/
ahap selanjutnya adalah hunting SuperWifi area, kamu dapat mengecek lokasi yang menyediakan SuperWifi area dengan menekan “*123*60#”. Biasanya beberapa instansi pendidikan dan pusat pembelanjaan merupakan area yang menyediakan Hotspot SuperWifi tersebut, seperti pada universitas dimana penulis menca...

Read More > www.teknikinformatika.net/2015/02/18/paket-internet-hemat-untuk-anak-kuliah-dan-pelajar/ | Teknik Informatika

Kamis, 12 Maret 2015

PELUANG KERJA TEKNIK INFORMATIKA

      Informatika adalah ilmu yang mempelajari tentang perangkat, baik sistem ataupun alat, yang dapat menyebarkan, menyampaikan ataupun mendistribusikan informasi. Ya, informatika sangat erat kaitannya dengan informasi. Bukan terletak pada penyampaiannya, namun lebih tertuju pada bagaimana cara menghasilkannya.
Lantas, apakah kajian utama dari informatika?

     Ya, informatika yang secara jelas diartikan sebagai perangkat yang menghasilkan informasi, lebih menunjuk pada jaringan ataupun telekomunikasi. Komputer, menjadi salah satu contoh di dalamnya. Seperti yang kita ketahui, perkembangan teknologi membuat jaringan telekomunikasi dan komputer menjadi bidang yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Perkembangannya tidak dapat dihentikan, apalagi menyurut. Perkembangan teknologi informasi terus berkembang menuju ke atrah yang lebih baik, maksimal, canggih dan efektif.

     Pada dasarnya, jurusan teknik informatika membimbing seseorang untuk dapat mengembangkan berbagai program informatika dengan menggunakan bahasa pemograman. Program – program komputer dirancang sedemikian rupa, untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan sesuatu. Maka dari itu, dalam pembelajarannya, jurusan teknik informatika juga mempelajari berbagai mata kuliah pendukung seperti matematika, ekonomi, entrepreneur, hingga sains. Hal ini ditujukan agar program yang nantinya dirancang dan dihasilkan oleh lulusan Teknik Informatika, menjadi program yang berguna untuk mengembangkan kemajuan bangsa secara utuh.
Kelihatannya sangat menarik, ya? Tapi, apa sih sebenarnya prospek kerja terbaik dari lulusan jurusan yang bergelar S.Kom ini? Berikut berkuliah.com akan memaparkannya sedikit. Yuk, kita bahas bersama – sama!
 

1. Programmer
Ya, seperti pada tugas dan pembelajaran dasarnya, bahwa menjadi lulusan teknik informatika erat kaitannya dengan pembuatan program. Membuat program sebagai perangkat lunak dari komputer untuk memudahkan fungsi – fungsi tertentu, menjadi tugas inti dari seorang programmer. Programmer yang dapat bekerja dalam segala bidang kerja ini, baik industri, pertelevisian, perbankan,  media, instansi pemerintah, bisnis dan ekonomi, dan lain sebagainya, dapat menjadi prospek kerja terbaik bagi lulusan teknik informatika.

2. Software Engineer 
Masih terkait dengan program, ada juga profesi software engineer yang bekerja dengan mengembangkan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Ya, siapapun klien anda, anda harus dapat menyesuaikannya dengan yang klien anda butuhkan. Misalnya, mengembangkan software untuk pendidikan untuk bisnis, untuk hiburan, untuk games, dan lain sebagainya. Perangkat lunak yang dikembangkan ini biasanya juga digunakan untuk simulasi – simulasi, lho! Ya, itu dia tugas dari software engineer, yang menjadi salah satu prospek kerja dari lulusan teknik informatika.

3. IT Consultant
Mendalami  bidang IT atau Teknologi Informasi tentu menjadikan seseorang menjadi fasih dan paham akan teori – teori teknologi, bahasa – bahasa pemograman, serta kelihaiannya membuat program berbasis komputer yang efektif untuk dijalankan. Atas asumsi ini, lulusan teknik informatika pun dapat menjadi seorang IT Consultant! Ya, dengan menjadi konsultan IT, seorang lulusan teknik informatika dapat menerapkan ilmu – ilmunya secara nyata dalam suatu organisasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dalam menerapkan teknologi dan informasi di dalamnya. Keren!

4. Web Engineer / Web Administrator
Website adalah salah satu wujud nyata dari berkembangnya teknologi dan informasi sampai saat ini. Website menjadi media dan lahan untuk menyampaikan informasi yang berbasis komputer. Namun, untuk membuat website, tentu haruslah memahami rincian – rincian teori dari pemrograman, yang pada nyatanya hal ini ialah ranah pembelajaran dari lulusan teknik informatika. Ya! Menjadi perancang website lengkap dengan basis domain, fitur, fasilitas dan layanan yang diberikan di dalamnya, menjadi salah satu tugas dari web engineer ataupun web administrator. Selain merancangnya, web engineer atau web administrator juga memiliki tanghung jawab untuk melakukan pemeliharaan dan mengembangkannya lebih luas lagi jika dibutuhkan.

5. System Analyst / System Integrator
Masih terkait dengan perangkat lunak atau program yang berbasis komputer, lulusan teknik informatika juga memiliki prospek kerja sebagai System Analyst. Tugas dari seorang system analyst ialah melakukan analisis terhadap sistem atau program yang berbasis teknologi dan informasi dalam suatu perusahaan atau organisasi. Dari hasil analisis yang didapat, seorang system analyst berusaha menemukan jalan keluar da membuat solusi yang lebih mengedepankan teknologi dengan memanfaatkan software atau perangkat lunak yang direkomendasikannya.

6. Database Engineer / Database Administrator
Meski masih terkait dengan program beserta pengembangannya, namun pada pekerjaan sebagai Database Engineer atau Database Administratorhanya terfokus pada pengembangan basis data saja. Data – data yang terdapat dalam sebuah instansi atau perusahaan, dirancang dan dipelihara sebaik mungkin agar teratur, tidak berantakan sehingga kehilangan ataupun pencurian – pencurian data tidak terjadi. Untuk mengerjakan hal ini, lulusan teknik informatika tentu adalah orang yang sangat tepat.

7. Software Tester
Dari berbagai program ataupun perangkat lunak yang dibuat, lulusan teknik informatika juga dapat menjadi penguji dari perangkat – perangkat lunak tersebut. Menguji perangkat lunak dalam arti bertanggung jawab atas kebenarannya serta fungsinya sebagai perangkat lunak yang diciptakan untuk memudahkan seseorang dalam melakukan sesuatu. Kepekaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi merupakan bekal utama bagi lulusan Teknik Informatika untuk menjalankaan profesi ini.

8. Game Developer
Mempelajari Teknik Informatika, terkadang juga dibekali dengan keahlian komputer grafis. Dengan adanya perpaduan dari dua keahlian ini, seorang lulusan teknik informatika juga dapat menjadi seorang game developer. Ya, membuat dan mengembangkan perangkat lunak untuk multimedia game, merupakan prospek kerja yang cukup menjanjikan bagi lulusan teknik informatika. Terlebih lagi, jika games yang dilempar ke pasaran tersebut menjadi games yang fenomenal dan membuat siapapun yang memainkannya menjadi addicted. Dijamin, pundi – pundi uang akan terus mengalir ke dalam rekening anda.

9. Computer Network / Data Communication Engineer
Menjadi seorang computer network juga menjadi salah satu prospek kerja yang terbaik bagi lulusan teknik informatika. Seorang computer network bertugas untuk merancang arsitektur dan pembangunan  jaringan. Selain itu, computer engineer juga berperan dalam melakukan perawatan serta pengelolaan jaringan dalam suatu perusahaan. Apapun fungsinya, jaringan sangat penting dalam era teknologi seperti sekarang ini, bukan?

10. Intelligent System Developer
Salah satu prospek terbaik dari lulusan Teknik Informatika antara lain sebagai Intelligent Ssytem Developer. Ya, profesi ini bertugas untuk megembangkan perangkat lunak yang bersifat intelejen , seperti sistem pakar, sistem prediksi, dan lain sebagainya. Terdengar sulit? Namun hasilnya sangat memuaskan.


Pengertian Teknik Informatika

      Informatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.
        Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:
  • teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
  • ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
  • ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan pemrograman yang berbasis komputer.
  • sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.
  • keamanan informasi ilmu yang mempelajari mengenai kajian proses mengamankan dan melindungi data pada yang ada pada sistem atau komputers.
  • informatika sosial yang mengkaji aspek sosial dari TIK dalam perubahan sosial dan organisasional, penggunaan teknologi dalam konteks sosial, dan cara kelembagaan sosial teknologi informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan sosial dan praktek-praktek sosial/kemasyarakatan.
Dalam Pemahaman di Teknik informatika mempunyai aspek kedisiplinan dalam menguasai bidang ilmu informatika yang cukup luas. Informatika dalam prospek ke depan dalam dunia pekerjaan masa depan karena informatika berada dalam segala bidang ilmu membutuhkan sentuhan ahli dari ilmu informatika.
Kembali Ke Atas
Kembali Ke Atas